ESC : ( Tutup Form )

219 Penerima MBG di Batang Terdampak Gangguan Kesehatan, Kepala SPPG Dicopot


Jumat, 25  September  2026 - 10:57 WIB

219 Penerima MBG di Batang Terdampak Gangguan Kesehatan, Kepala SPPG Dicopot
Foto Berita

BATANG - Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batang Bawang Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, setelah ratusan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami gangguan kesehatan.


Peristiwa tersebut terjadi setelah para penerima manfaat mengonsumsi makanan dari SPPG tersebut pada 23 September 2026. Berdasarkan pendataan hingga Kamis (24/9) pukul 03.00 WIB, sebanyak 219 orang dilaporkan terdampak.


Dari jumlah tersebut, 132 orang harus menjalani perawatan inap, sementara 87 lainnya mendapatkan penanganan secara rawat jalan di tujuh fasilitas kesehatan. BGN menyebut angka tersebut masih dapat berubah karena pendataan dan koordinasi di lapangan terus dilakukan.


Sebagai langkah penanganan awal, BGN menghentikan sementara operasional SPPG Batang Bawang Bawang dengan status suspend berat. Kepala SPPG tersebut juga dicopot dari jabatannya.


Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, mengatakan keputusan itu diambil setelah ditemukan dugaan pelanggaran prosedur operasional standar (SOP) di dapur SPPG.


Salah satu temuan awal berkaitan dengan proses pengolahan telur. Telur disebut telah diolah lebih awal sekitar pukul 19.30 WIB dan kemudian dipanaskan kembali pada pukul 02.30 WIB.


Selain persoalan proses pengolahan, petugas juga menemukan sejumlah bagian fasilitas SPPG yang kondisi kebersihannya perlu diperbaiki. Namun, BGN menegaskan temuan tersebut masih dalam tahap pemeriksaan dan belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai penyebab gangguan kesehatan yang dialami penerima manfaat.


BGN juga mencatat adanya makanan yang dibawa pulang oleh sebagian penerima manfaat. Menurut BGN, hal tersebut juga termasuk pelanggaran yang perlu dievaluasi dalam pelaksanaan program.


Saat ini, investigasi dilakukan dengan menelusuri seluruh tahapan pengelolaan makanan, mulai dari penerimaan bahan baku, proses memasak, penyimpanan, pemorsian hingga pendistribusian kepada penerima manfaat.


Ketut menegaskan pihaknya tidak ingin menyimpulkan penyebab kejadian sebelum seluruh pemeriksaan selesai. Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan tindakan lebih lanjut terhadap SPPG tersebut.


Dalam proses penanganan kasus ini, BGN berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Batang, fasilitas kesehatan yang menangani para penerima manfaat, serta Tim Satgas MBG Kabupaten Batang.


BGN menyatakan keamanan pangan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program MBG. Apabila hasil investigasi membuktikan adanya pelanggaran terhadap ketentuan keamanan pangan maupun standar operasional, tindakan akan diberikan sesuai aturan yang berlaku.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos:
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com