ESC : ( Tutup Form )

69 Orang Tewas dalam Tragedi Kereta Spanyol, Menteri Transportasi Oscar Puente Akhirnya Mundur


Rabu, 04  November  2026 - 17:28 WIB

69 Orang Tewas dalam Tragedi Kereta Spanyol, Menteri Transportasi Oscar Puente Akhirnya Mundur
Foto Berita

JAKARTA - Tragedi kecelakaan kereta api di Spanyol yang merenggut 69 nyawa berujung pada pengunduran diri Menteri Transportasi Oscar Puente. Ia secara resmi menyatakan mundur dari jabatannya pada Selasa (3/11/2026), sekaligus menarik diri dari pencalonan pemilihan legislatif yang dijadwalkan berlangsung pada 29 November mendatang.


Keputusan tersebut diambil di tengah meningkatnya tekanan publik terhadap pemerintah menyusul kecelakaan kereta api yang menjadi salah satu tragedi transportasi paling mematikan di Eropa dalam beberapa dekade terakhir.


Dikutip dari Arab News, Rabu (4/11/2026), Puente menyampaikan pengunduran dirinya sebagai bentuk keputusan politik setelah insiden tersebut memicu kritik dari kelompok oposisi dan serikat pekerja perkeretaapian.


"Saya ingin memberi tahu Anda bahwa saya tidak hanya mengundurkan diri dari posisi saya sebagai Menteri Transportasi, tetapi saya juga menarik nama saya dari daftar untuk pemilihan legislatif awal pada 29 November," ungkap Puente.


Kecelakaan maut itu melibatkan dua rangkaian kereta, yakni kereta milik perusahaan negara Renfe dan kereta swasta Iryo. Insiden terjadi pada Rabu pekan sebelumnya di dekat Desa Urda, sekitar 130 kilometer di selatan Madrid.


Peristiwa bermula ketika kereta Renfe menabrak bagian belakang rangkaian kereta Iryo yang sedang berhenti. Tabrakan tersebut menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar dan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.


Penyelidikan awal turut menyoroti persoalan sistem keselamatan perjalanan kereta. Sistem keamanan otomatis dilaporkan telah menghentikan layanan pada jalur sepanjang 63 kilometer. Namun, operator pusat kendali tetap memberikan izin kepada kereta Renfe untuk melanjutkan perjalanan.


Kondisi tersebut memicu pertanyaan mengenai prosedur operasional dan pengawasan keselamatan transportasi di negara tersebut.


Sebelum memutuskan mundur, Puente sempat mendapat desakan dari oposisi sayap kanan dan serikat pekerja agar bertanggung jawab atas tragedi tersebut. Ia juga dikritik karena dinilai terlalu menitikberatkan kesalahan pada operator pusat kendali.


Bahkan, beberapa jam sebelum mengumumkan pengunduran dirinya, Puente sempat menyampaikan rencana pembenahan sistem pengawasan perjalanan kereta dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).


Ia juga mengusulkan kewajiban konfirmasi dari operator kedua apabila sistem keselamatan otomatis sedang tidak berfungsi.


Pemerintah Spanyol sebelumnya menyatakan komitmen untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta cepat. Namun, tragedi tersebut semakin menambah tekanan terhadap pemerintahan Perdana Menteri Pedro Sanchez, terutama menjelang agenda pemilihan umum.


Di tengah polemik keselamatan transportasi, serikat masinis kereta api Semaf bahkan menyerukan aksi mogok pada 10 dan 12 November mendatang. Mereka menyoroti kondisi kerja yang dinilai memburuk serta kualitas sistem perkeretaapian yang terus mengalami penurunan.


Persoalan investasi dan pemeliharaan infrastruktur juga ikut menjadi perhatian setelah liberalisasi jaringan kereta api Spanyol pada 2021 mengakhiri monopoli panjang perusahaan negara Renfe.


Sebagai respons terhadap dampak kecelakaan, pemerintah Spanyol mengumumkan bantuan sebesar 30 juta euro atau sekitar Rp603 miliar untuk keluarga korban meninggal dunia dan para korban luka.


Tragedi ini bukan satu-satunya kecelakaan besar yang mengguncang sektor perkeretaapian Spanyol. Pada Januari 2026, tabrakan kereta di wilayah Andalusia juga dilaporkan menewaskan 46 orang di jalur utama penghubung Madrid-Seville.


Rangkaian peristiwa tersebut kembali menempatkan keselamatan transportasi publik sebagai persoalan penting yang harus mendapat perhatian serius pemerintah Spanyol.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos:
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com