
BATANG - Sebanyak 276 orang yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG) masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, hingga Kamis (24/9/2026).
Padatnya jumlah pasien membuat kapasitas RSUD Batang tidak mencukupi. Sebagian pasien terpaksa mendapat perawatan di lorong rumah sakit hingga sejumlah ruang lain yang tersedia.
Di RSUD Batang, puluhan pasien ditempatkan di beberapa area, termasuk lorong, Ruang Wijaya Kusuma, dan ruang diklat. Kondisi tersebut terjadi karena kamar perawatan yang tersedia telah penuh.
Meski menghadapi keterbatasan ruang, tenaga medis tetap memberikan penanganan kepada para pasien berdasarkan kondisi dan tingkat keluhan masing-masing.
Sejumlah korban masih mengalami pusing, mual, muntah, dan diare. Namun, secara umum kondisi pasien dilaporkan mulai membaik.
Dugaan keracunan tersebut terjadi setelah sejumlah korban mengonsumsi menu MBG berupa telur dengan saus bolognese pada Selasa (22/9/2026) pagi.
Sejumlah penerima makanan mengaku menemukan rasa yang berbeda pada menu tersebut. Makanan disebut terasa asam dan agak pahit.
Salah seorang korban, Fauzia, siswi MTs, mengatakan keluhan kesehatan muncul setelah dirinya menyantap makanan tersebut. Ia mengalami sakit perut, pusing, muntah, hingga diare.
“Awalnya makan telur terus pulang-pulang sakit perutnya, pusing, muntah dan diare,” ujar Fauzia.
Ia mengaku baru kali ini mengalami kondisi tersebut setelah mengonsumsi makanan.
“Baru kali ini mengalaminya (keracunan makanan),” katanya.
Keluhan serupa disampaikan Muawanah, seorang guru. Ia mengatakan rasa menu telur yang dikonsumsinya berbeda dari biasanya.
“Menunya telur dibumbu saos. Rasanya agak aneh, asam begitu. Reaksi sehari setelah mengonsumsinya, pusing, demam, mual dan diare,” tutur Muawanah.
Direktur RSUD Batang dr Any Rusydiani mengatakan pasien mulai berdatangan ke rumah sakit sejak Rabu (23/9/2026).
Menurutnya, pasien ditangani berdasarkan kondisi medis dan tingkat prioritas masing-masing.
“Sampai pagi ini ada 42 pasien yang masuk. Pasien berdatangan sejak kemarin,” kata Any.
Ia menyebut keluhan yang banyak dialami pasien antara lain demam, pusing, dan diare. Tim medis masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi mereka.
“Kondisi pasien rata-rata keluhan demam, pusing dan diare, kami tangani sesuai dengan prioritas pasien. Alhamdulillah kini pasien terpantau membaik,” ujarnya.
Sementara itu, dari total 276 korban yang masih menjalani perawatan di berbagai puskesmas dan rumah sakit di Batang, petugas kesehatan terus melakukan pemantauan dan penanganan sesuai kondisi masing-masing pasien.
Penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan tersebut masih memerlukan pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut oleh pihak terkait.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |