ESC : ( Tutup Form )

Menkes Minta DEN Perkuat Ekosistem Obat Dalam Negeri, Dorong Kemandirian Kesehatan Nasional


Kamis, 25  Juni  2026 - 12:34 WIB

Menkes Minta DEN Perkuat Ekosistem Obat Dalam Negeri, Dorong Kemandirian Kesehatan Nasional
Foto Berita

JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta Dewan Ekonomi Nasional (DEN) untuk mendorong penguatan ekosistem obat-obatan, alat diagnostik, dan vaksin di Indonesia secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.


Menurut Menkes Budi, dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, Indonesia harus mampu mencapai kemandirian di sektor kesehatan, terutama untuk menghadapi potensi krisis seperti pandemi di masa mendatang.


Ia menilai pengalaman pandemi COVID-19 menjadi pelajaran penting ketika Indonesia mengalami kesulitan akses terhadap vaksin dan obat-obatan akibat keterbatasan pasokan global.


“Negara besar seperti Indonesia, kalau ada pandemi lagi harus memiliki ekosistem obat, diagnostik, dan vaksin yang kuat untuk memenuhi kebutuhan sendiri,” ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (24/6/2026).


Budi juga menegaskan pentingnya pengembangan industri kesehatan nasional agar tidak hanya bergantung pada impor. Menurutnya, tingginya belanja kesehatan selama ini belum memberikan dampak maksimal terhadap pertumbuhan ekonomi domestik.


Ia menyebut sebagian besar pengeluaran sektor kesehatan masih mengalir ke produk impor sehingga nilai tambah ekonomi tidak dinikmati di dalam negeri.


“Kami ingin semua belanja kesehatan kalau bisa diproduksi di Indonesia dari ujung ke ujung,” katanya.


Menkes menilai penguatan sektor kesehatan juga penting untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen. Sektor ini, menurutnya, memiliki potensi besar untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan nilai tambah industri domestik.


Ia menyoroti bahwa belanja kesehatan Indonesia yang mencapai lebih dari 10 persen per tahun, bahkan 16 persen pada tahun lalu, belum sepenuhnya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.


Budi mengungkapkan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku obat impor masih cukup tinggi, meski sudah menunjukkan perbaikan.


“Saat ini sekitar 70 sampai 80 persen masih impor, turun dari sebelumnya yang lebih tinggi,” ujarnya.


Ia menambahkan, saat ini sudah terdapat sekitar 35 active pharmaceutical ingredients (API) yang diproduksi di dalam negeri, dan pemerintah terus mendorong peningkatan jumlah tersebut.


Menkes juga menyoroti perlunya percepatan proses perizinan di sektor farmasi agar industri lebih cepat beralih ke produksi dalam negeri.


Menurutnya, proses yang terlalu lama di lembaga pengawas dapat menghambat transformasi industri kesehatan nasional.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com