
JAKARTA - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat sebanyak 1.790.081 unit rumah telah dibangun dan direnovasi selama periode Januari 2025 hingga 15 Oktober 2026.
Sekretaris Jenderal Kementerian PKP, Didyk Choirul, menyampaikan capaian tersebut mencakup pembangunan 1.103.918 unit rumah dan renovasi sebanyak 686.163 unit.
“Total mulai Januari tahun 2025 sampai dengan 15 Oktober 2026 capaian kita adalah 1.790.081 unit,” kata Didyk dalam pemaparan capaian kementerian di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Menurut Didyk, pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam ekosistem perumahan, bukan hanya melalui program yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Kontribusi tersebut mencakup pemerintah daerah, kementerian dan lembaga lain, perbankan penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), serta program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan.
Selain itu, pengembang dan perusahaan swasta turut berperan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), termasuk pembangunan dan renovasi hunian masyarakat.
Menteri PKP Maruarar Sirait sebelumnya menegaskan bahwa penyediaan rumah bagi masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Menurutnya, target pembangunan tiga juta rumah yang menjadi program pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tidak dapat hanya mengandalkan anggaran negara.
Karena itu, pemerintah mendorong pengembang swasta dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengambil bagian dalam mendukung penyediaan hunian yang layak.
Capaian 1,79 juta unit tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap perumahan. Kolaborasi lintas sektor diharapkan terus diperkuat agar pembangunan dan renovasi rumah dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |