
INHU - Ratusan warga menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Indragiri Hulu (Inhu), Riau, pada Sabtu (6/6/2026). Aksi ini dilakukan untuk menuntut kepolisian segera menangkap seluruh pelaku, termasuk aktor intelektual dalam kasus penyerangan terhadap karyawan perusahaan sawit PT Sinar Belilas Perkasa.
Massa yang berjumlah sekitar 400 orang tersebut sebagian besar merupakan keluarga korban. Mereka tergabung dalam Forum 3 Desa dan 1 Kelurahan yang meliputi Desa Talang Jerinjing, Paya Rumbai, Sungai Raya, dan Kelurahan Sekip Hilir.
Koordinator aksi, Zaudi Alamsyah, menyatakan bahwa warga menuntut kepolisian bertindak tuntas dengan menangkap seluruh pelaku. Ia juga meminta adanya jaminan keamanan bagi pekerja dan keluarga korban yang masih trauma akibat kejadian tersebut.
Sebelumnya, pada 1 Juni 2026, enam karyawan perusahaan tersebut menjadi korban penyerangan saat sedang sarapan di area perkebunan. Sekelompok orang bersenjata tajam dan senapan angin menyerang secara tiba-tiba, menyebabkan para korban mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit.
Polisi telah menetapkan enam tersangka dalam kasus ini. Dua orang sudah ditangkap, sementara empat lainnya masih buron, termasuk seorang yang disebut sebagai ketua LSM yang berperan dalam kasus tersebut.
Meski demikian, warga menilai penanganan kasus belum tuntas dan mengancam akan kembali menggelar aksi dengan massa yang lebih besar jika para pelaku belum segera ditangkap seluruhnya.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |