
KONGO - Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) kembali menjadi perhatian setelah terjadi peningkatan kasus di sejumlah wilayah. Lonjakan pasien membuat kapasitas sejumlah pusat perawatan kesehatan di Provinsi North Kivu berada dalam tekanan.
Salah satu fasilitas perawatan Ebola di Kitatumba, Butembo, North Kivu, dilaporkan telah terisi penuh. Sebanyak 29 tempat tidur yang tersedia di fasilitas tersebut tidak lagi memiliki kapasitas untuk menerima pasien tambahan.
Koordinator proyek Médecins Sans Frontières (MSF), Stephanie Hoffmann, mengatakan peningkatan kasus terjadi cukup tajam dalam dua pekan terakhir. Kondisi tersebut bahkan membuat sebagian pasien yang telah mengetahui dirinya terinfeksi kesulitan mendapatkan tempat untuk menjalani perawatan.
Untuk mengantisipasi bertambahnya pasien, otoritas setempat membuka dua fasilitas perawatan baru. Dengan penambahan tersebut, jumlah pusat perawatan Ebola di wilayah terkait menjadi empat fasilitas.
Berdasarkan data pemerintah hingga Selasa (22/9/2026), RD Kongo mencatat 7.820 kasus Ebola yang telah terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut, 3.779 orang dilaporkan meninggal dunia.
North Kivu menjadi salah satu wilayah yang mengalami peningkatan kasus. Wilayah tersebut menyumbang sekitar sepertiga dari kasus dan kematian baru yang tercatat.
Sementara itu, Provinsi South Ubangi tercatat sebagai wilayah ketujuh yang terdampak wabah.
Meski perkembangan penularan mulai menunjukkan perlambatan di sejumlah bagian Provinsi Ituri, petugas kesehatan tetap mengingatkan bahwa kasus baru masih ditemukan di wilayah lain.
Perluasan wabah ke daerah baru menjadi tantangan tersendiri karena sebagian wilayah belum memiliki kesiapan fasilitas maupun sumber daya yang memadai untuk menangani pasien Ebola.
Upaya penanganan wabah juga menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan pendanaan hingga kurangnya tenaga kesehatan. Tingkat kepercayaan sebagian masyarakat terhadap petugas yang menangani Ebola turut menjadi persoalan dalam pengendalian wabah.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut jumlah kasus di North Kivu menunjukkan penurunan dalam beberapa hari terakhir. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya mengurangi tekanan terhadap fasilitas kesehatan.
Kapasitas tempat tidur dan layanan perawatan masih menjadi perhatian karena kasus baru masih ditemukan di sejumlah wilayah.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |