
KANO - Ibrahim Khalil Dan Shagamu, figur media sosial asal Nigeria yang dikenal sering menyampaikan kritik terhadap pemerintah, ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Kano, Nigeria bagian utara.
Pria berusia 57 tahun tersebut ditemukan pada Selasa malam setelah kerabat dan warga sekitar merasa curiga karena tidak dapat menghubunginya. Kondisi korban dilaporkan mengenaskan dengan sejumlah luka serius, termasuk pada bagian tenggorokan.
Kakak korban, Aisha Sharu Lawan, mengatakan keluarga menemukan sejumlah kejanggalan setelah mengetahui Dan Shagamu meninggal. Dua telepon seluler milik korban juga dilaporkan tidak ditemukan.
"Temannya mengatakan dia berselisih paham dengan beberapa orang yang mengancam akan membunuhnya," ujar Lawan. Ia meminta aparat mengusut kasus tersebut dan membawa pelaku ke pengadilan.
Dan Shagamu dikenal luas melalui aktivitasnya di Facebook dan TikTok. Ia memiliki ratusan ribu pengikut berkat video berbahasa Hausa yang membahas persoalan politik dan sosial di tingkat lokal. Dalam kontennya, ia kerap menyampaikan kritik terhadap pemerintah.
Sebelum aktif di media sosial, Dan Shagamu bekerja sebagai reporter di sebuah stasiun radio lokal yang didanai pemerintah. Aktivitasnya di platform digital kemudian membuat namanya semakin dikenal publik.
Kematian tersebut terjadi saat Nigeria mulai memasuki periode politik menjelang pemilihan presiden yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Januari 2027. Namun, sampai saat ini belum ada bukti yang memastikan bahwa pembunuhan Dan Shagamu berkaitan langsung dengan aktivitas politik atau kritiknya terhadap pemerintah.
Amnesty International turut menyoroti kasus tersebut. Organisasi itu menyatakan keprihatinan atas pembunuhan Dan Shagamu dan mendesak adanya penyelidikan.
Situasi politik Nigeria sendiri memiliki sejarah kekerasan menjelang pemilu. Ancaman, intimidasi, serta keterlibatan kelompok yang digunakan untuk menekan lawan politik menjadi salah satu persoalan yang kerap mendapat perhatian.
Amnesty International mengatakan pihaknya masih menerima laporan mengenai ancaman terhadap keselamatan dan intimidasi yang berkaitan dengan politik menjelang pemilu.
Hingga kini, penyelidikan mengenai motif dan pelaku pembunuhan Dan Shagamu masih menjadi perhatian, sementara kaitan kasus tersebut dengan aktivitas politik korban belum dapat dipastikan.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |