
INCHEON - Insiden penikaman terjadi di sebuah supermarket di Kota Incheon, Korea Selatan, Selasa (13/10/2026) waktu setempat. Sedikitnya delapan orang dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa tersebut, termasuk satu orang yang mengalami henti jantung.
Kepolisian setempat telah menangkap seorang pria yang diduga sebagai pelaku. Hingga laporan ini disusun, motif di balik serangan tersebut masih dalam penyelidikan.
Pejabat dari Markas Besar Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Pusat Korea Selatan menyampaikan bahwa satu korban mengalami kondisi henti jantung, sedangkan tujuh orang lainnya mengalami luka-luka.
Informasi tersebut dilaporkan oleh AFP dan Reuters pada Selasa (13/10/2026).
Setelah menerima laporan kejadian, aparat kepolisian dikerahkan ke lokasi untuk menangani situasi dan mengamankan terduga pelaku.
Juru bicara kepolisian setempat menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Petugas berupaya mengungkap latar belakang serangan serta rangkaian kejadian yang menyebabkan sejumlah orang terluka.
Belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas terduga pelaku maupun kondisi terkini para korban. Dugaan motif penyerangan juga belum dapat dipastikan karena proses penyelidikan masih berjalan.
Incheon merupakan kota pesisir yang terletak di sebelah barat Seoul. Kota ini menjadi salah satu pusat transportasi penting di Korea Selatan karena memiliki bandara internasional utama yang melayani penerbangan dari dan menuju negara tersebut.
Insiden penikaman di tempat umum ini menambah perhatian terhadap penanganan tindak kekerasan di Korea Selatan. Namun, penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Aparat setempat terus mendalami kasus untuk memastikan kronologi lengkap serta mengungkap motif yang melatarbelakangi serangan tersebut.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |