
JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menilai keberadaan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sangat penting dalam memastikan proses demokrasi di Indonesia berlangsung secara berintegritas.
Pandangan tersebut disampaikan Mardiono ketika menerima tim Research Center for Politics and Government (PolGov) FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kantor DPP PPP, Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Pertemuan itu berkaitan dengan penyusunan Indeks Kepatuhan Etik Penyelenggara Pemilu yang dilakukan PolGov FISIPOL UGM bersama DKPP RI.
Menurut Mardiono, penyelenggaraan Pemilu tidak cukup hanya memenuhi ketentuan konstitusi dan administrasi. Integritas serta etika para penyelenggara juga menjadi faktor penting agar proses demokrasi menghasilkan pemilu yang berkualitas.
Ia memandang DKPP memiliki posisi strategis dalam mengawasi dan menjaga standar etik penyelenggara Pemilu.
Mardiono juga mengingatkan agar Pemilu tidak sekadar dijalankan sebagai kegiatan rutin untuk memenuhi kewajiban berdasarkan undang-undang. Menurutnya, kualitas demokrasi sangat dipengaruhi oleh orang-orang yang menjalankan seluruh tahapan Pemilu.
Karena itu, ia berharap persiapan menuju Pemilu 2029 tidak hanya berfokus pada pembenahan sistem, tetapi juga peningkatan integritas para penyelenggara.
Mardiono menilai kedua aspek tersebut harus berjalan beriringan agar praktik demokrasi di Indonesia semakin baik dan terbebas dari kepentingan yang berpotensi merusak kredibilitas Pemilu.
Dengan demikian, PPP melihat penguatan DKPP dan peningkatan kepatuhan etik penyelenggara sebagai bagian penting dari upaya menjaga kualitas demokrasi hingga Pemilu 2029.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |