
BANJARMASIN - Operasi pencarian dan evakuasi korban KMP Virgo Transport 8 memasuki hari ke-14. Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran melalui jalur laut dan udara serta penyelaman di bagian badan kapal yang menjadi titik utama pencarian.
Sejumlah unsur dari berbagai instansi dikerahkan untuk mendukung operasi tersebut. Dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, tiga kapal negara yakni KN Grantin P.211, KN Kunyit, dan KN Miang Besar masih dilibatkan dalam pencarian.
Ketiga kapal tersebut beroperasi bersama unsur SAR dan TNI, di antaranya KN SAR Pacitan, KN SAR Kamanjaya, KRI GNR 332, serta KRI Sultan Iskandar Muda.
Fokus pencarian pada hari ke-14 mencakup penyelaman di badan KMP Virgo Transport 8, pencarian korban, proses evakuasi, serta sinkronisasi data korban antarinstansi.
Pelaksanaan operasi tetap mempertimbangkan kondisi cuaca, arus, gelombang, serta aspek keselamatan penyelam dan seluruh personel di lapangan.
Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin Hary Bowo Seno Putro mengatakan KN Kunyit telah ditempatkan di area operasi sebagai unsur pendukung Ring 1.
Kapal tersebut telah dilengkapi reefer container yang dapat digunakan sebagai tempat penampungan sementara jenazah apabila tim menemukan korban dalam jumlah besar.
“Apabila dalam proses penyelaman ditemukan korban dalam jumlah cukup banyak, KN Kunyit telah kami siapkan sebagai unsur pendukung di Ring 1,” jelas Hary, Minggu (27/9).
Selain KN Kunyit, KN Miang Besar juga dipersiapkan untuk memperkuat dukungan evakuasi. Kapal tersebut sempat sandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk memuat dan menyiapkan reefer container sebelum kembali bergabung dengan operasi pencarian.
Dengan demikian, terdapat dua kapal negara kenavigasian yang memiliki fasilitas tersebut, yakni KN Kunyit dari Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin dan KN Miang Besar dari Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Samarinda.
Keduanya disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan penanganan korban apabila pencarian dan penyelaman menghasilkan temuan dalam jumlah yang lebih besar.
Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Perak Capt. Rusmanu mengatakan KN Grantin P.211 masih berada di lokasi operasi.
Menurutnya, setiap kapal yang dikerahkan memiliki fungsi sesuai kebutuhan, mulai dari membantu keselamatan navigasi, melakukan penyisiran, mendukung mobilisasi personel dan peralatan, hingga membantu proses evakuasi.
“Seluruh unsur bergerak dan bersinergi dalam satu misi kemanusiaan untuk mendukung pencarian dan evakuasi korban KMP Virgo Transport 8 hingga operasi dinyatakan selesai,” kata Rusmanu.
Selain kekuatan laut, operasi juga mendapat dukungan dari unsur udara. Tim SAR mengerahkan helikopter Basarnas dan TNI Angkatan Laut untuk membantu proses pencarian.
Kondisi cuaca di wilayah operasi pada Minggu terpantau cerah berawan. Angin bertiup sekitar 12 knot dari arah tenggara dengan ketinggian gelombang berkisar 1 hingga 1,5 meter.
Kondisi perairan dan cuaca terus dipantau karena menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pelaksanaan penyelaman maupun kegiatan pencarian lainnya.
Berdasarkan data Basarnas hingga Sabtu (26/9/2026) pukul 19.00 WITA, jumlah penumpang KMP Virgo Transport 8 tercatat sebanyak 243 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 172 orang telah ditemukan, dengan rincian 108 orang selamat dan 64 orang meninggal dunia. Sementara itu, 71 orang lainnya masih dalam pencarian.
Operasi SAR gabungan masih dilanjutkan dengan melibatkan berbagai unsur dan mengutamakan koordinasi antarlembaga. Keselamatan personel, khususnya penyelam yang bekerja di sekitar badan kapal, tetap menjadi salah satu prioritas dalam setiap tahapan pencarian dan evakuasi.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |