ESC : ( Tutup Form )

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Tinggal 20 Meter


Sabtu, 10  Oktober  2026 - 17:13 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Tinggal 20 Meter
Foto Berita

PALEMBANG - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin mengganggu aktivitas masyarakat di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Pada Sabtu (10/10/2026) sore, jarak pandang dilaporkan hanya sekitar 20 meter. Kondisi tersebut disertai bau asap menyengat yang membuat mata perih, tenggorokan kering, hingga mengganggu pernapasan.


Minimnya jarak pandang membuat pengguna jalan harus lebih waspada saat berkendara. Pengendara juga menyalakan lampu kendaraan untuk membantu meningkatkan visibilitas di tengah pekatnya asap.


Salah seorang warga Palembang, Nora, mengatakan kabut asap telah berlangsung selama lebih dari dua bulan dan belakangan semakin parah. Ia menilai kondisi udara saat ini sudah sangat mengkhawatirkan bagi kesehatan masyarakat.


Nora berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi. Menurutnya, paparan asap telah menimbulkan keluhan kesehatan di tengah masyarakat, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).


“Terganggu, tapi bagaimana kita kan ingin sehat, terasa di hidung, mata pedih, lebih parah hari ini. Harapan kepada pemerintah harus cepat penanganan jangan lambat karena sudah banyak korban terkena penyakit ISPA,” ujarnya.


Kabut asap yang menyelimuti Palembang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Sumatera Selatan. Dampaknya tidak hanya dirasakan dalam aktivitas sehari-hari, tetapi juga menjadi perhatian dari sisi kesehatan masyarakat.


Dinas Kesehatan Kota Palembang mencatat sebanyak 17.434 kasus ISPA selama September 2026. Data tersebut menjadi salah satu indikator besarnya persoalan gangguan pernapasan yang perlu diwaspadai di tengah kondisi kabut asap. Meski demikian, angka tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa seluruh kasus disebabkan oleh karhutla.


Dampak kabut asap juga menjalar ke sektor transportasi udara. Pada Jumat (9/10/2026), sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang mengalami penundaan akibat terbatasnya jarak pandang.


Sedikitnya empat penerbangan terdampak karena jarak pandang berada di bawah batas minimum operasional penerbangan yang disebutkan dalam laporan, yakni 400 meter.


Penerbangan yang mengalami penundaan meliputi JT246 dengan rute Palembang–Batam, IU921 rute Palembang–Jakarta, IU302 rute Palembang–Pangkalpinang, serta IU933 dari Yogyakarta menuju Palembang.


Situasi ini memperlihatkan dampak karhutla yang meluas, mulai dari gangguan kesehatan hingga hambatan transportasi. Masyarakat berharap penanganan kebakaran dapat dipercepat agar kualitas udara kembali membaik dan aktivitas warga tidak terus terganggu.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos:
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com