
BANDUNG - Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pembangunan 500 gedung permanen Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Indonesia dalam tiga hingga empat tahun mendatang. Program ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, gedung permanen tersebut diharapkan tersedia di setiap kabupaten/kota, dengan fasilitas pendidikan mulai dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).
Saat meninjau Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026), ia menyebutkan bahwa pembangunan tersebut diproyeksikan mampu menampung lebih dari satu juta siswa.
Saat ini, lebih dari 44.000 siswa mengikuti pendidikan di 182 lokasi Sekolah Rakyat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 93 lokasi telah menggunakan gedung permanen.
Menurut Saifullah, pembangunan fasilitas permanen membutuhkan dukungan pemerintah daerah, terutama dalam penyediaan lahan sekitar tujuh hingga delapan hektare untuk ruang belajar dan sarana pendukung lainnya.
Sekolah Rakyat menyasar anak-anak dari keluarga dalam kelompok kesejahteraan terbawah, khususnya desil 1 dan 2, termasuk anak yang belum pernah mengenyam pendidikan maupun yang putus sekolah.
Kemensos menerapkan masa matrikulasi lebih dari tiga bulan untuk membantu menyesuaikan kemampuan dan kebutuhan belajar siswa yang memiliki latar belakang berbeda.
Program ini juga menggabungkan pendidikan dengan rehabilitasi serta pemberdayaan sosial sesuai kondisi masing-masing anak.
Tak hanya menyasar siswa, pemerintah turut memberikan dukungan kepada keluarga melalui bantuan perbaikan rumah dan program pemberdayaan ekonomi. Saifullah menyebut lebih dari 7.000 rumah orang tua siswa telah mendapat bantuan agar menjadi lebih layak huni, sedangkan lebih dari 160.000 keluarga telah memperoleh pemberdayaan melalui program Kemensos.
Untuk mendukung kegiatan belajar, pemerintah juga menyediakan perangkat teknologi berupa laptop bagi siswa dan guru serta papan tulis digital atau smartboard di ruang kelas.
Pada 2025, lebih dari 15.000 laptop telah dibagikan. Sementara itu, sekitar 30.000 unit tambahan direncanakan untuk pengadaan pada 2026.
Melalui pembangunan gedung, dukungan teknologi, dan pemberdayaan keluarga, pemerintah berharap Sekolah Rakyat dapat memperluas kesempatan pendidikan sekaligus membantu memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Target pembangunan 500 gedung permanen tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di seluruh Indonesia.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |