
BATAM - Tim gabungan TNI menggagalkan dugaan keberangkatan ilegal 12 warga negara asing (WNA) asal Vietnam yang diduga akan menuju Malaysia melalui jalur laut tidak resmi dari Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Belasan WNA tersebut diamankan dalam operasi yang berlangsung di kawasan Pulau Lumba, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Selasa (20/10/2026).
Operasi itu melibatkan Komando Daerah TNI Angkatan Laut IV (Kodaeral IV) bersama Satuan Tugas Pengamanan Objek Asing (Satgas POA) Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.
Komandan Kodaeral IV, Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari pengembangan informasi mengenai tiga WNA, yakni dua warga Vietnam dan satu warga Myanmar.
“Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan bergerak melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap aktivitas yang diduga berkaitan dengan upaya keberangkatan WNA melalui jalur tidak resmi,” kata Berkat dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Jumat (23/10/2026).
Ia menjelaskan, operasi dilaksanakan mulai pukul 13.30 hingga 18.30 WIB. Dalam kegiatan itu, petugas mengamankan 12 WNA Vietnam yang terdiri atas tujuh perempuan dan lima laki-laki.
Mereka diduga sedang dipersiapkan untuk menyeberang menuju Malaysia melalui perairan perbatasan.
Berdasarkan pemeriksaan awal, para WNA tersebut juga diduga telah melampaui batas waktu izin tinggal atau overstay. Selain itu, mereka disinyalir hendak meninggalkan wilayah Indonesia tanpa melalui pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI).
Hingga kini, motif keberangkatan mereka masih didalami. Aparat belum memastikan apakah upaya tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran izin tinggal atau terdapat alasan lain.
Untuk penanganan lebih lanjut sesuai kewenangannya, ke-12 WNA itu diserahkan kepada Kantor Imigrasi Batam.
Berkat menyebut keberhasilan operasi tersebut sebagai hasil sinergi Kodaeral IV dan Satgas POA BAIS TNI dalam memperkuat pengawasan terhadap aktivitas ilegal di wilayah Kepulauan Riau.
Menurutnya, Kodaeral IV akan terus mengoptimalkan fungsi intelijen dan pengerahan personel di lapangan untuk mencegah jalur laut dimanfaatkan sebagai akses kegiatan ilegal lintas negara yang berpotensi mengganggu keamanan dan kedaulatan wilayah.
Ia juga mengimbau masyarakat Kepri agar ikut mengawasi aktivitas mencurigakan, termasuk yang melibatkan warga negara asing, serta melaporkannya kepada aparat berwenang.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |