
JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendorong Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memperkuat pengelolaan limbah dari kegiatan penyediaan Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diperlukan agar pelaksanaan program pemenuhan gizi tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Diaz Hendropriyono, mengatakan pengelolaan limbah harus menjadi bagian penting dalam operasional setiap dapur SPPG, baik limbah cair maupun sampah sisa produksi makanan.
Hal tersebut disampaikannya setelah meninjau salah satu SPPG di Palembang, Sumatera Selatan, pada Kamis (8/10/2026).
Diaz menegaskan, KLH siap mendukung pemeriksaan baku mutu air limbah bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat untuk memastikan pengelolaan limbah cair dari dapur MBG memenuhi ketentuan lingkungan.
“Kami di sini melakukan peninjauan SPPG untuk memastikan bahwa program Presiden berjalan dengan baik dan tentunya tidak merusak lingkungan, salah satu yang penting adalah limbah cairnya. Kami siap dukung pengecekan baku mutu bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” ujar Diaz dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (11/10/2026).
Selain limbah cair, perhatian juga diarahkan pada sisa makanan yang dihasilkan selama proses pengolahan dan penyediaan makanan. Menurut Diaz, sisa makanan yang masih dapat dimanfaatkan berpotensi diolah menjadi kompos sehingga memiliki nilai guna dan tidak seluruhnya berakhir sebagai sampah.
SPPG juga didorong menerapkan pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari sumbernya. Pengelolaan tersebut dapat dilakukan melalui kerja sama dengan DLH setempat, termasuk dalam pengangkutan sampah yang telah dipisahkan berdasarkan jenisnya.
Upaya ini dinilai penting untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih tertib dan mengurangi potensi pencemaran dari aktivitas dapur penyedia makanan.
Diaz menyatakan KLH/BPLH berkomitmen memperkuat koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) guna mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat, khususnya anak-anak, perlu disertai perhatian terhadap aspek kebersihan, keamanan pangan, dan kelestarian lingkungan.
“KLH dan BGN bersama dengan dapur-dapur SPPG akan terus bekerja sama dan berkolaborasi supaya kita bisa memberikan makanan yang sehat dan bergizi untuk anak-anak bangsa,” katanya.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong setiap SPPG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat, tetapi juga memastikan limbah operasional ditangani secara bertanggung jawab.
Dengan pengelolaan limbah cair, pemanfaatan sisa makanan, serta pemilahan sampah yang tepat, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis diharapkan berjalan optimal tanpa mengabaikan perlindungan lingkungan.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |