
KARAWANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang mengungkap dugaan sumber pencemaran udara yang menyebabkan 139 warga mengalami keracunan di sekitar kawasan industri PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills 2, Kecamatan Ciampel, Jawa Barat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan bahan kimia Trichloroisocyanuric Acid (TCCA) dalam bentuk serbuk yang disimpan di area terbuka tanpa dilengkapi bangunan pelindung.
Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Penataan Peraturan DLH Karawang, Luki Mantera Dewi Putra Romly, menjelaskan bahwa material tersebut hanya ditutup menggunakan terpal dan ditempatkan di atas palet kayu.
Kondisi penyimpanan tersebut menjadi perhatian karena material TCCA diduga terpapar air hujan sehingga memicu reaksi dekomposisi yang menghasilkan pelepasan gas berbau menyengat.
Peristiwa itu diketahui terjadi di area pra-loading gudang finished goods, yakni lokasi penyimpanan sementara barang sebelum dikirim kepada pelanggan.
Saat melakukan pemeriksaan lanjutan, tim DLH masih mendapati adanya pelepasan asap pekat yang disertai bau menyengat di sekitar lokasi.
Pihak perusahaan juga telah melakukan penanganan dengan memindahkan sisa material TCCA dari area terdampak. Proses evakuasi dilakukan menggunakan alat berat serta tenaga pekerja secara manual.
DLH Karawang menilai tata cara penyimpanan bahan kimia tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut, terutama menyangkut kesesuaian dengan ketentuan keselamatan dan standar penyimpanan bahan kimia industri.
Sebagai bagian dari investigasi, petugas mengambil sampel udara ambien dan air permukaan untuk menjalani pengujian laboratorium.
Pengambilan sampel udara dilakukan pada tiga lokasi, terdiri dari dua titik di kawasan BTB 6 dan satu titik di sekitar lokasi kejadian.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |