ESC : ( Tutup Form )

BGN Klarifikasi Kasus MBG di Dramaga, Sebut 40 Siswa Jalani Observasi


Kamis, 29  Oktober  2026 - 13:37 WIB

BGN Klarifikasi Kasus MBG di Dramaga, Sebut 40 Siswa Jalani Observasi
Foto Berita

BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi terkait laporan gangguan kesehatan yang dialami siswa setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. BGN menyatakan jumlah siswa yang menjalani observasi tercatat sebanyak 40 orang, berbeda dari kabar yang menyebutkan ratusan orang terdampak.


Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, mengatakan berdasarkan data yang disampaikan pada Rabu (28/10/2026), sebanyak 13 orang masih tercatat terdampak hingga malam hari. Ia menjelaskan, angka tersebut merupakan perkembangan data yang dimiliki BGN saat memberikan keterangan.


Sebelumnya, 40 siswa sempat menjalani observasi medis di sejumlah fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas Cangkurawok, RS Medika Dramaga, dan RS Karya Bhakti Pratiwi.


Tysa menegaskan, penjelasan mengenai jumlah korban disampaikan untuk memberikan informasi yang sesuai dengan data yang dihimpun lembaganya. BGN, menurutnya, tetap memberikan perhatian terhadap seluruh siswa yang mengalami keluhan kesehatan.


Ia juga menyampaikan keprihatinan dan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Untuk mengungkap penyebabnya, tim dari BGN pusat bersama KPPG Bogor dan tim asistensi telah diterjunkan ke lokasi guna melakukan pemeriksaan.


Jumlah siswa dan guru yang mengalami gangguan kesehatan dalam peristiwa ini sebelumnya dilaporkan jauh lebih besar.


Polsek Dramaga mencatat sebanyak 489 siswa dan guru mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG sehari sebelumnya. Angka tersebut meningkat dibandingkan data awal Pemerintah Kabupaten Bogor yang menyebutkan 481 siswa dan guru dari SMPN 1 serta SMPN 2 Dramaga mendapatkan penanganan medis.


Perbedaan angka tersebut menjadi bagian penting yang perlu diperjelas melalui pendataan dan investigasi lebih lanjut. Data mengenai jumlah orang yang mengalami keluhan, menjalani observasi, serta masih membutuhkan perawatan perlu dibedakan agar perkembangan penanganan dapat dipahami secara tepat.


Selain mendata korban, tim investigasi juga menelusuri kemungkinan sumber gangguan kesehatan yang dialami para siswa.


Tysa menyampaikan bahwa pemeriksaan awal mengarah pada bumbu kacang yang sebelumnya diolah oleh pihak ketiga sebelum digunakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bogor Dramaga 4.


Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dinyatakan sebagai penyebab pasti. Kepastian mengenai sumber masalah masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang telah dikumpulkan.


BGN meminta masyarakat menunggu hasil investigasi dan pengujian lebih lanjut sebelum menarik kesimpulan mengenai penyebab kejadian.


Sebagai langkah pencegahan sekaligus mendukung proses pemeriksaan, operasional SPPG Bogor Dramaga 4 dihentikan sementara. Evaluasi terhadap fasilitas penyedia makanan tersebut akan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan laboratorium.


BGN juga memastikan pemantauan kondisi para siswa tetap menjadi perhatian selama proses penanganan berlangsung.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos:
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com