
JAKARTA - Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono menilai penguatan sektor pertanian harus berjalan bersamaan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan dan kepastian bagi para petani.
Mardiono menyampaikan penghargaan kepada petani yang dinilainya memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Menurut dia, dukungan kepada petani perlu mencakup aspek produksi, sarana dan prasarana, akses pasar, hingga kepastian terhadap lahan yang dikelola.
Ia juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai langkah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam meningkatkan sektor pertanian dan produksi pangan nasional.
Menurut Mardiono, peningkatan produksi tidak cukup dilakukan melalui penambahan hasil panen semata. Optimalisasi lahan, penguatan sarana produksi, peningkatan produktivitas, serta pembangunan ekosistem pertanian yang berkelanjutan juga diperlukan.
Dalam upaya memperkuat ekosistem pangan, Mardiono turut menyoroti pembukaan lima kawasan peternakan terpadu. Ia menilai integrasi antara pertanian dan peternakan dapat menciptakan keterkaitan produksi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Pengembangan kawasan peternakan terpadu merupakan langkah strategis,” ujar Mardiono. Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem yang menghubungkan sektor pertanian, peternakan, dan kesejahteraan masyarakat.
Selain persoalan produksi, Mardiono menilai masalah pertanahan menjadi bagian penting dalam pembangunan pertanian. Menurutnya, petani membutuhkan kepastian dan keadilan dalam penguasaan serta pemanfaatan lahan agar kegiatan produksi dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Ia mendorong agar berbagai konflik terkait lahan pertanian diselesaikan melalui mekanisme yang transparan, berkeadilan, dan sesuai dengan aturan hukum. Mardiono juga mendorong percepatan reforma agraria untuk mendukung sektor pertanian.
“Ketahanan pangan tidak akan kuat kalau petaninya tidak memiliki kepastian terhadap lahan yang mereka garap,” katanya.
Mardiono menilai penguatan petani, pengembangan kawasan produksi, dan penyelesaian persoalan agraria perlu dilakukan secara bersamaan. Dengan pendekatan tersebut, pembangunan pangan diharapkan tidak hanya mengejar peningkatan produksi, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan petani serta keberlanjutan sektor pertanian.
Ia menambahkan, koordinasi antara kementerian dan lembaga pemerintah, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk menjalankan agenda ketahanan pangan secara konsisten.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |